Minggu, 21 November 2010

Pengetahuan bagaimana cara mengoperasikan dan mengendarai sepeda motor

  1. Pertama-tama kita harus mengetahui terlebih dahulu piranti-piranti (device) pada Sepeda Motor, yang akan kami jelaskan dengan menekankan bagaimana pentingnya berkendara dengan aman.

    Penjelasaan fungsi dari kedua rem dan bagaimana cara mengoperasikannya.

    • Tuas pada sisi kanan dari setang adalah tuas rem depan.

      Tarik tuas untuk mengerem dengan rem depan.


      Tarik dengan keempat jari.
    • Pedal di sisi depan pijakan kaki sisi kanan adalah pedal rem belakang.
      Tekan pedal untuk mengerem dengan rem belakang.

      Perhatikan kaki kanan untuk selalu stand by di atas pedal rem sehingga pengereman selalu siap dilakukan tiap saat bila sedang berkendara.

    Penjelasan fungsi dari gas (throttle) dan bagaimana cara mengoperasikannya.

    • Grip (pegangan) pada sisi kanan setang adalah grip gas (throttle).





      Putar ke arah pengendara untuk menaikkan putaran mesin atau kecepatan Sepeda Motor.

      Putar ke arah yang berlawanan untuk menurunkan putaran mesin atau kecepatan Sepeda motor.

    Penjelasan fungsi dari kopling (clutch) dan bagaimana cara mengoperasikannya.

    • Tuas pada pegangan tangan sebelah kiri adalah tuas kopling.




      Saat tuas ditarik ke arah pegangan (grip), tenaga mesin saat itu tidak lagi diteruskan ke roda belakang.
      Saat tuas dilepaskan , tenaga diteruskan kembali ke roda belakang.






      Tuas kopling dioperasikan hanya pada saat menaikkan dan menurunkan perseneleng (gigi) saja.

    Penjelasan fungsi dari pedal perseneleng dan bagaimana cara mengoperasikannya

    • Untuk transmisi type rotari :
      Pedal perseneleng terletak di pedal kaki sisi kiri.

      Tekan pedal perseneleng bagian depan dengan menggunakan jari kaki dari posisi gigi netral ke posisi
      gigi 1.

      Untuk mengubah ke gigi 2, tutup gas (throttle) dan tekan kembali pedal perseneleng bagian depan.

      Begitu seterusnya lakukan proses yang sama untuk masuk ke gigi 3 atau 4.

      Untuk menurunkan gigi perseneleng, tekan pedal perseneleng bagian belakang dengan menggunakan tumit kaki (atau hak sepatu).

      Sebagai salah satu fitur "Safety" pada Sepeda Motor Honda, maka tidak mungkin untuk memindahkan gigi perseneleng dari posisi top ke netral. Hal ini hanya mungkin untuk dilakukan apabila sepeda motor dalam kondisi berhenti.
    • Untuk transmisi type return :
      Pedal perseneleng terletak di pedal kaki sisi kiri.

      Pastikan anda menarik tuas kopling sebelum menekan pedal perseneleng.

      Tekan pedal perseneleng dari posisi gigi netral ke posisi gigi 1.

      Ungkit pedal perseneleng sekali dari posisi gigi 1 dengan jari kaki untuk memasukkan menjadi gigi 2.

      Ulangi proses pengoperasian yang sama untuk tiap menaikkan posisi gigi, yaitu 3, 4.

      Untuk menurunkan posisi gigi, tekan pedal perseneleng sekali untuk menurunkan 1 gigi dari gigi 4 menjadi 3, tekan sekali lagi untuk menurunkan dari gigi 3 menjadi 2, dst.

      Untuk gigi Netral posisinya adalah diantara gigi 1 dan 2.
  2. Selanjutnya lanjutkan dengan menghidupkan Sepeda Motor, Berikut instruksi yang harus dilakukan untuk langkah menghidupkan Sepeda Motor yang ditempatkan pada posisi Main Stand.

    Putar kunci Sepeda Motor ke posisi "ON".

    Pastikan Sepeda Motor berada pada posisi Netral.

    • Posisi Netral ditandai dengan menyalanya Lampu Netral Hijau.

    Operasikan Electric Starter atau Kick Starter untuk menghidupkan mesin.

  3. Berikutnya akan kami jelaskan bagaimana cara menjalankan dan menghentikan Sepeda Motor dengan terlebih dahulu melakukannya pada kondisi Sepeda Motor dalam keadaan di-Main Stand.

    Untuk transmisi type rotari:

    • Prosedur menjalankan dan mengoperasikan perseneleng pada Sepeda Motor.
      Naiklah ke atas sepeda motor (dengan kondisi mesin hidup).

      Tekan pedal perseneleng bagian depan dan masukkan ke posisi gigi 1.

      Untuk menaikkan putaran mesin, putar grip gas (throttle) ke arah pengendara secara perlahan.

      Saat putaran mesin sudah mencapai 2000 - 3000 rpm, lakukan prosedur memasukkan perseneleng ke posisi gigi 2.

      Kembali naikkan kecepatan putaran mesin, kemudian lakukan prosedur memasukkan perseneleng ke posisi gigi 3.

      Ulangi prosedur yang sama sampai posisi gigi 4.
    • Prosedur menghentikan Sepeda Motor.
      Putar grip gas dengan cepat ke arah yang berlawanan dengan pengendara dan secara perlahan lakukan proses pengereman dengan rem depan dan belakang secara bersamaan.

      Setelah sepeda motor berhenti dengan sempurna, posisikan pada gigi netral.

    Untuk transmisi type return :

    • Prosedur menjalankan dan mengoperasikan perseneleng pada Sepeda Motor.
      Naiklah ke atas sepeda motor (dalam kondisi mesin menyala).

      Tarik tuas kopling dan posisikan perseneleng pada posisi gigi 1.

      Saat grip gas diputar ke arah pengendara secara perlahan, lepaskan secara perlahan tuas kopling.

      Untuk menaikkan putaran mesin, putar grip gas (throttle) ke arah pengendara secara perlahan.

      Saat putaran mesin mencapai 2000 - 3000 rpm, dengan cepat kembalikan posisi grip gas, tarik tuas kopling, masukkan perseneleng ke posisi gigi 2 kemudian lepaskan tuas kopling.

      Naikkan kembali kecepatan putaran mesin, dengan cepat kembalikan posisi grp gas, tarik tuas kopling, masukkan perseneleng ke posisi gigi 3 kemudian lepaskan tuas kopling.

      Ulangi prosedur yang sama untuk selanjutnya sampai posisi gigi 4 dan 5.
    • Prosedur menghentikan Sepeda Motor.
      Dengan cepat putar grip gas berlawanan arah dengan pengendara dan secara perlahan lakukan proses pengereman dengan rem depan dan belakang secara bersamaan.

      Tarik tuas kopling dengan cepat tepat sesaat sebelum roda berhenti berputar.

      Setelah sepeda motor berhenti dengan sempurna, posisikan pada gigi netral.
  4. Setelah menghidupkan mesin Sepeda Motor dalam kondisi masih di-Main Stand, lakukan prosedur menjalankan sepeda motor, memindahkan posisi perseneleng dan menghentikan sepeda motor.

    Berlatih mengendarai sepeda motor (memperdalam latihan dengan Sepeda Motor masih tetap dalam kondisi di-Main Stand).

    • Ulang prosedur menjalankan sepeda motor, memindahkan posisi perseneleng dan menghentikan sepeda motor sampai dengan benar-benar bisa mengoperasikan gas, kopling dan rem secara benar, lembut dan meyakinkan.
    • Grip gas harus diputar secara perlahan dan bertahap ke arah pengendara dan dikembalikan/diputar ke arah sebaliknya dengan cepat.
    • Untuk mengubah posisi perseneleng, operasikan pedal perseneleng dengan baik.
    • Rem dioperasikan secara perlahan dan bertahap dan hindari pengereman yang terlalu keras.
  5. Selanjutnya latihlah untuk menjalankan Sepeda Motor, mengubah gigi perseneleng dan menghentikan Sepeda Motor.

    Bebaskan sepeda motor dari posisi main stand dan berlatihlah berkendara dengan sepeda motor.

    • Berlatihlah untuk menjalankan sepeda motor dan menghentikannya pada pembatas yang sudah disiapkan pada jarak 30 - 50 cm dengan kondisi kaki kiri stand by di tanah.
    • Latihan ini dilakukan berulang benar-benar dapat menghentikan sepeda motor tepat pada pembatas yang ditentukan dengan baik dan lembut.

    Jarak sepeda motor ke pembatas diperpanjang secara bertahap menjadi 1 m, 3 m, dan 5 m.

    Setelah jarak diperpanjang menjadi 10 m dan mesin sepeda motor dihidupkan, letakkan kedua kaki pada pedal saat sepeda motor melaju dan berlatih mengubah perseneleng ke posisi gigi 2.

    • Latihan ini dilakukan secara berulang sampai benar-benar dapat melakukan prosedur memindahkan posisi perseneleng dengan lembut dan mengendarai sepeda motor sampai berhenti tepat pada pembatas dengan kondisi/cara yang stabil.
  6. Latihan menikung

    Tempatkan 2 buah cone dengan jarak 3 meter satu sama lain di area dengan luas 10 m x 10 m dan berlatihlah menikung melalui Figur angka 8 (Figure Eight).

    • Gunakan perseneleng gigi 2 untuk melakukan latihan menikung melalui Figur angka 8 ini.
    • Jaga putaran mesin agar selalu konstan pada saat menikung, postur tubuh pada saat menikung agar selalu mengikuti sepeda motor (sedikit merebah).
    • Saat menikung, arah pandangan mata selalu ke titik arah yang dituju.

    Latihan seperti ini dilakukan secara berulang sampai benar-benar dapat melakukannya dengan lancar dan stabil.

  7. Latihan untuk memperlancar kemampuan menikung.

    Latihan ini dilakukan dengan menggunakan figur angka 8, kemudian berlatihlah menikung dengan cara membuka gas (throttle) secara perlahan dan bertahap sampai benar-benar dapat menguasai tekniknya.

    • Membuka gas pada saat masuk lintasan lurus akan membantu meningkatkan keseimbangan body sepeda motor.
    • Berlatihlah untuk menutup gas secara cepat tepat saat akan memasuki tikungan dan menjaga keseimbangan antara gas dan rem sehingga dapat menikung dalam kondisi stabil.

Lakukan Keseluruhan Prosedur di atas secara bertahap dari 1 sampai dengan 7.

Kuasai benar-benar dengan baik dan mantap untuk masing-masing prosedur terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke prosedur berikutnya.

Jika anda memutuskan untuk berlatih ketujuh prosedur tersebut, lakukanlah dengan baik dan benar serta perhatikan tiap-tiap instruksi masing-masing prosedur, lengkapi diri dengan perlengkapan berkendara standar (jaket, helm, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar